Mission Infutsalible II : MUFCAS 2008, Balai Merdeka

10.16 / Diposting oleh Richi Rich / komentar (0)


Ya, sekarang saya diminta memimpin pertandingan di Malang Post Unmer Student Futsal Championship (MUFCAS) 2008 di Balai Merdeka. Pertandingan antar SMU se-Jawa Timur. Walaupun sebelumnya saya juga tugas di ARENA Futsal, Futsal FISIP Dekan Cup dan sekarang juga Rektor Cup UNMER, tapi saya lebih konsen ke MUFCAS. Agak terlambat memang pelaksanaan MUFCAS kali ini. Kalo biasanya, MUFCAS diadakan pada bulan Agustus-September, tapi kali ini diadakan 16 Desember. Dan pesertanya pun tidak membludak seperti dulu-dulu, 100 tim lebih....

Ya, sekarang saya diminta memimpin pertandingan di Malang Post Unmer Student Futsal Championship (MUFCAS) 2008 di Balai Merdeka. Pertandingan antar SMU se-Jawa Timur. Walaupun sebelumnya saya juga tugas di ARENA Futsal, Futsal FISIP Dekan Cup dan sekarang juga Rektor Cup UNMER, tapi saya lebih konsen ke MUFCAS. Agak terlambat memang pelaksanaan MUFCAS kali ini. Kalo biasanya, MUFCAS diadakan pada bulan Agustus-September, tapi kali ini diadakan 16 Desember. Dan pesertanya pun tidak membludak seperti dulu-dulu, 100 tim lebih. Sekarang hanya diikuti kurang lebih 40 tim. Sebagai informasi bahwa MUFCAS setiap tahun rutin diselenggarakan, untuk merebut Piala Walikota. Dan tahun 2008 ini adalah yang ke-3 kalinya diselenggarakan. Untuk MUFCAS I, juaranya adalah SMU Shalahuddin. Sedangkan MUFCAS II dijuarai oleh SMA-2 Batu, yang pada tahun sebelumnya menjadi runner up.
Yang menarik dari MUFCAS dan selalu saya tunggu-tunggu adalah partisipasi tim futsal putri dari Wesley, Internasional School. Cewek main futsal? Eits, tunggu dulu. Kalo dari Wesley, meskipun yang main cewek, tapi tetap enak dilihat. Bahkan pake gaya samba juga kalo men-dribble. Bukan hal aneh memang, karena tim putri Wesley berasal dari berbagai Negara, seperti korea, China, Jerman, dan yang saya nge-fans banget, Italia. Khusus untuk yang terakhir, saya sangat suka melihat permainan dari siswi Wesley dari Italia, Chiara Lucatelli namanya. Nah, ini dia yang lihai dan atraktif kalo lagi main futsal. Bahkan boleh dibilang permainannya lebih baik dari saya, heee… Usut punya usut, saya bertanya kepada Mr. Timo, pelatih Wesley asal Jerman (juga pernah jadi bintang tamu komentator Piala Dunia di SCTV), ternyata di italia, Chiara Lucatelli ini ikut klub Inter Milan putri junior. Uh, pantas saja mainnya keren gitu. Hanya, sayangnya, untuk MUFCAS 2008, tim putri Wesley tidak berpartisipasi. Saya juga sedikit kecewa, karena diam-diam saya juga nge-fans sama pemain putri Wesley yang berasal dari Korea: Oenice Oh!

Label:

Mission Infutsalible #1 : SMU Santa Maria

00.04 / Diposting oleh Richi Rich / komentar (0)


Akhirnya di Malang setelah bulan puasa yang lalu, saya mendapat job futsal. Setelah ajang pemanasan memimpin final futsal di Turnamen FISIP Unmer, ada turnamen antar SMP se-Malang Raya. Diadakan oleh OSIS SMU Santa Maria. Tempatnya di lapangan basket dalam. Bagus tempatnya, di sebelah hutan...

Akhirnya di Malang setelah bulan puasa yang lalu, saya mendapat job futsal. Setelah ajang pemanasan memimpin final futsal di Turnamen FISIP Unmer, ada turnamen antar SMP se-Malang Raya. Diadakan oleh OSIS SMU Santa Maria. Tempatnya di lapangan basket dalam. Bagus tempatnya, di sebelah hutan. Rata-rata para pemain SMP di Malang ini sudah tahu peraturan futsal, hee..kemajuan juga dibanding tahun kemarin. Alhamdulillah, cita-cita kami dari wasit MFC (Malang Futsal Community) untuk mensosialisasikan peraturan futsal yang carut-marut dan berbeda antara turnamen yang satu dengan yang lain (pokoknya peraturan futsal yang dibuat, suka-sukanya panitia deh!).
Turnamen ini dimenangkan oleh tim dari SMP-2 Malang dan top scorernya juga dari situ, Edsa namanya. Nah, ada kejadian lucu yang terjadi, pada saat pre pertandingan antara SMP (berapa ya?) melawan SMP Bhakti Luhur, seperti biasa ada prosesi salaman antar tim. Setelah itu ada aba-aba dari wasit untuk kepada para pemain agar memberi penghormatan kepada Pengawas Pertandingan dengan mengangkat kedua tangan, SMP Bhakti Luhur malah mengangkat tangan ke kening seperti hormat ke arah bendera saat upacara. Sebagai wasit, tentu saya bersikap jaim. Beda dengan saya yang baru aja didaulat jadi wasit III dadakan, Orie namanya, yang juga rekan saya di tim UKM Bola UNMER, dia langsung ketawa ngakak sambil megangin perut. Huh, dasar….. Jaim donk Oriiiiiiiiiiie…!!!


Label:

Belajar Futsal Yuk!

01.26 / Diposting oleh Richi Rich / komentar (1)

Sebagian masyarakat Indonesia pasti sudah familiar dengan olah raga yang satu ini. Diperkenalkan pada tahun 1930 di Uruguay. Tapi orang banyak beranggapan kalo futsal berasal dari Brazil, tercipta karena sempit dan susahnya mencari lapangan atau space luas untuk bermain sepakbola. Bayangin aja, kalo di Brazil, sepak bola dianggap sebagai agama kedua setelah Nasrani. Trus, bisa dibayangin dong kalo rata-rata (kalo bisa dibilang semua sih..) orang-orang Brazil can not life without play ball everyday, sementara tempat bermain kurang luas untuk bermain 11 on 11. So, akhirnya memang benar kok, dimana ada kemauan di situ ada jalan. Masyarakat Uruguay menciptakan olahraga futsal, dimana dalam permainan resminya dimainkan oleh 10 orang, masing-masing tim sebanyak 5 orang.

Kalo gitu, permainannya lebih gampang donk!? Eits, ntar dulu! Permainannya malah lebih sulit. Di samping peraturan yang “agak” berbeda dibanding sepak bola, futsal juga memerlukan kecepatan, akurasi yang tinggi dalam mengoper bola dan shooting, serta yang paling penting adalah kerjasama tim yang harus lebih solid ketimbang sepak bola. Kalo dulu waktu ada turnamen di kampus UNMER Malang, tim yang memiliki kerjasama di atas rata-rata cuma tim dari kampus Ubaya Surabaya. Sementara tim yang lain masih kesepakbola-sepakbolaan gitu!

Balik lagi ke arah peraturan futsal, ada berbagai macam perbedaan dengan peraturan sepak bola. Khususnya di bagian kick in (throw in-nya sepak bola) dan pelanggaran terakumulasi (mirip foul team di Basket). Nah, buat temen-temen yang masih bingung dengan peraturan futsal, bisa konsultasi di sini. Atau yang mau bikin usaha rental lapangan futsal (kan lagi booming tuh!), bisa konsultasi masalah standarisasi lapangan futsal di sini. Sebagai informasi, untuk di Malang, baru lapangan Champions di Tidar Ma Chung yang masuk standar internasional (menurut saya juga sih, heh heh..)

Label: